oleh

Mencuri di Rumah Dinas Kabag Kesra, Pelaku di Dor Polisi

MUBA,LENSAINFORMASI.COM – Satreskrim Polres Musi Banyuasin berhasil meringkus pelaku pencurian spesialis rumah kosong di pagi hari saat ditinggal penghuninya bekerja. Pelaku Megi (26) tersebut kerap beraksi di wilayah kecamatan Sekayu, kabupaten Musi Banyuasin.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK MSi yang didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin SH MH, PS Kasi Humas IPTU Nazarudin SE MSi mengatakan, aksi pelaku sebelum ditangkap dilakukan di dua lokasi yakni di perumahan Ibi pada 16 Oktober 2021 dan mengambil 1 Unit Laptop Aser Cor i5 warna silver dan di dirumah kosong di Jl Muara teladan, mengambil 2 buah tong Gas tapi tidak melapor.

“ Pelaku ini spesialis rumah kosong pada saat ditinggal penghuninya untuk bekerja pada pagi hari,” kata Alamsyah saat di Polres Muba, Selasa (30/11/2021).

Menurut Alamsyah, pelaku terlebih dahulu berpatroli guna memastikan rumah yang menjadi targetnya benar-benar tak berpenghuni dan untuk lebih memastikannya ia menanyakan keberadaan penghuni rumah tersebut kepada tetangga yang akan menjadi targetnya.

” Dan terakhir pelaku beraksi dirumah salah satu pejabat yang ada di kabupaten Muba yaitu rumah Kabag kesra H Opi Palopi yang ada di kelurahan balai agung kecamatan Sekayu dan berhasil menggasak 1 unit TV Lcd, 20 jam tangan dan 1 unit handphone, pada hari rabu pagi, 24/11/21 lalu,” ungkap Kapolres.

Pelaku bahkan berpatroli sampai berkali-kali. “Dari situ yang bersangkutan beraksi. Mulai dari merusak jendela pintu dengan menggunakan obeng, masuk ke dalam dan mengambil barang berharga pemilik rumah.

Lanjut Alamsyah, Pelaku akhirnya ditangkap usai dua korban melaporkan ke Polres muba perihal kehilangan barang berharga di rumah mereka.

” Pelaku sendiri kita tangkap pada Senin (29/11/2021) malam. Dijalan muara teladan, pada saat itu pelaku hendak menawarkan hasil jarahannya berupa jam tangan, disaat itu juga pelaku berusaha melarikan diri dengan melawan petugas kita yang berusaha menangkapnya sehingga kita lakukan upaya tindakan tegas terukur di kaki kiri pelaku. Pelaku kita persangkakan di Pasal 363 KUHP dengan ancaman paling lama 7 tahun penjara,” jelas Alamsyah.

Sementara pelaku Megi pada saat diwawancarai mengatakan bahwa memang dia yang melakukannya. “Dan hasil dari penjualan barang yang ia ambil tersebut digunakan untuk membeli sabu-sabu dan kebutuhan sehari-hari dan ia melakukan pencurian tersebut seorang diri saja,” diakuinya. (Ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed